Blog and News

24 April 2024 Muftia Parasati

Software Quality Assurance: Solusi Pastikan Kualitas Aplikasi

Sebuah perusahaan membuat aplikasi atau produk software untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari mendukung kegiatan perusahaan sehari-hari hingga proses jual beli dengan pelanggan. Tentunya aplikasi harus melalui serangkaian pengujian untuk memastikan semua fiturnya berjalan dengan baik sebelum digunakan pengguna. Salah satu pengujian itu adalah software quality assurance.

Menerapkan SQA sangat penting untuk mencegah dirilisnya produk software dengan banyak isu teknis, bugs, atau eror. Hal ini akan berpengaruh pada reputasi perusahaan jika merilis produk berkualitas jelek. Maka dari itu, SQA adalah tahapan penting yang wajib dilakukan saat mengembangkan aplikasi baru. Kenali lebih jauh tentang apa itu software quality assurance, kegunaannya untuk perusahaan, serta cara menerapkan secara efektif.

Apa Itu Software Quality Assurance?

Software quality assurance (SQA) adalah sebuah metodologi untuk memastikan produk software sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan sebelumnya. SQA tidak hanya berfokus pada aplikasi, tetapi juga proses pengembangan, metode, dan aktivitas saat membuat software tersebut. Oleh karena itu, SQA berperan penting dalam siklus hidup pengembangan software. SQA tidak hanya sebuah langkah dalam proses, tetapi berjalan beriringan dengan proses pengembangan software tersebut. 

Apa Perbedaan Software Testing dan Software Quality Assurance?

Baik software testing maupun software quality assurance merupakan dua proses yang saling berkaitan dalam siklus pengembangan aplikasi. Software testing adalah proses untuk memeriksa apakah aplikasi yang dibuat sudah memenuhi kebutuhan pengguna. Software testing merupakan bagian dari proses software quality assurance. Proses ini berfokus dalam mengevaluasi fungsi aplikasi serta mengecek adanya masalah pada aplikasi. Software testing biasa dilakukan setelah pengembangan aplikasi selesai.

Sementara itu, software quality assurance berfungsi untuk memastikan agar keseluruhan proses pengembangan aplikasi sesuai dengan standar. Proses berkelanjutan ini dimulai dari tahap perencanaan hingga peluncuran aplikasi. SQA tidak hanya bertujuan agar aplikasi memenuhi kebutuhan pengguna, tetapi juga berkualitas tinggi. SQA biasanya dilakukan oleh software engineer dan developer.

Secara keseluruhan, SQA merupakan istilah yang lebih luas dalam menjamin kualitas terbaik pada aplikasi, di mana software testing merupakan bagian dari SQA. Sementara software testing adalah proses yang lebih spesifik dalam SQA untuk mendeteksi error dalam aplikasi. Meski demikian, software testing dan software quality assurance sama-sama berperan penting dalam memastikan kualitas aplikasi yang akan dibuat.

Mengapa Software Quality Assurance Perlu Dilakukan Perusahaan?

Tidak dapat dipungkiri bahwa software quality assurance memiliki peran krusial dalam memastikan kualitas aplikasi sebelum diluncurkan. Pengguna tentunya lebih memilih aplikasi yang beroperasi dengan mulus, mudah digunakan, serta tanpa banyak masalah teknis. Di sinilah fungsi SQA untuk mewujudkan kualitas aplikasi tersebut. Berikut adalah beberapa alasan mengapa SQA perlu dilakukan perusahaan:

Menghemat Waktu dan Biaya

Error dalam aplikasi dapat menghabiskan banyak biaya, terutama ketika error tersebut muncul setelah aplikasi diluncurkan. Saat situasi ini terjadi, perusahaan perlu segera memperbaiki error tersebut, memasang pembaruan, bahkan upgrade besar-besaran. Semua perbaikan ini tentunya tidak gratis dan memakan banyak waktu. Dengan adanya SQA, developer dapat mendeteksi isu-isu teknis sejak awal proses pengembangan, sehingga menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan. 

Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dan Reputasi Perusahaan

Jika aplikasi Anda berhubungan langsung dengan pelanggan, aplikasi berkualitas tinggi sangat penting untuk memaksimalkan pengalaman pelanggan saat memakai aplikasi tersebut. Tanpa adanya SQA, aplikasi yang diluncurkan berisiko memunculkan banyak masalah. Hasilnya, perusahaan dapat memiliki reputasi buruk karena merilis aplikasi berkualitas rendah dan tidak stabil, sehingga berisiko kehilangan kepercayaan pelanggan. 

Menambah Nilai Perusahaan

Pengalaman digital yang menyenangkan melalui aplikasi dapat turut menambah nilai perusahaan di tengah persaingan bisnis. Dengan aplikasi berkualitas tinggi, kepuasan pengguna akan meningkat saat memakainya, dan reputasi perusahaan dapat turut meningkat. Perusahaan juga akan mendapatkan nilai keunggulan baru yang membuatnya selangkah lebih maju dibandingkan kompetitor.

Bagaimana Cara Menerapkan Software Quality Assurance dengan Efektif?

Menerapkan proses software quality assurance yang efektif berfungsi agar setiap tahapan pengembangan software berjalan sesuai rencana dan dapat menghasilkan aplikasi dengan standar kualitas yang diinginkan. Beberapa cara penerapan SQA yang efektif adalah:

Tentukan Standar Kualitas

Fungsi utama software quality assurance adalah memastikan kualitas aplikasi sesuai dengan standar. Maka dari itu, sebelum pengembangan software dilakukan, penting untuk menentukan standar kualitas yang perlu dicapai. Standar ini meliputi kebutuhan yang harus dipenuhi, kriteria keberhasilan, hingga metrik untuk mengukur performa. Standar kualitas harus disetujui oleh semua pihak yang terlibat, seperti tim developer dan manajemen perusahaan.

Rencanakan Aktivitas SQA

Selanjutnya adalah mengembangkan rencana aktivitas SQA yang akan dilakukan sepanjang proses pengembangan software. Aktivitas SQA mencakup proses review, testing, hingga kegiatan dokumentasi. Anda juga perlu menentukan orang yang bertanggung jawab pada tiap aktivitas serta menentukan deadline dari setiap aktivitas.

Lakukan Review

Proses SQA yang efektif meliputi review pada artefak software, seperti dokumen desain dan kode. Proses review ini harus dilakukan oleh ahli IT profesional yang tidak terlibat langsung dengan proses pengembangan aplikasi. Review berfungsi untuk mendeteksi bugs, meningkatkan kualitas kode, dan mendorong kolaborasi antar tim. Dengan demikian, isu teknis dapat diidentifikasi sejak awal serta menghemat biaya untuk memperbaiki isu tersebut di masa depan.

Lakukan Proses Testing

Anda dapat melakukan berbagai jenis testing yang berbeda, seperti unit testing, integration testing, system testing, dan acceptance testing. Anda juga bisa memanfaatkan alat automation testing untuk mengurangi risiko kesalahan manusia atau alat manual testing untuk skenario pengujian yang tidak bisa diotomatisasi.

Pantau dan Ukur Kualitas Aplikasi

Melakukan pemantauan dan mengukur kualitas aplikasi secara berkala menjadi cara berikutnya untuk menerapkan SQA yang efektif. Pemantauan dan pengukuran diterapkan di sepanjang proses pengembangan aplikasi. Fungsinya adalah untuk mengevaluasi kualitas aplikasi berdasarkan standar dan kebutuhan yang sudah ditentukan. Proses ini mencakup pelacakan kerusakan, menganalisis metrik seperti code coverage dan defect density, serta analisis akar penyebab.

PhinCon, Solusi Quality Assurance Profesional untuk Kesuksesan Pengembangan Software!

Menerapkan software quality assurance berperan penting dalam menunjang kualitas aplikasi agar sesuai dengan standar. Melalui SQA, Anda juga dapat menghindari isu teknis fatal yang berdampak pada kerusakan besar pada aplikasi. Proses SQA tidak hanya menghindari risiko kerusakan, tetapi juga membangun kepuasan dan kepercayaan pengguna kepada perusahaan. Namun, untuk mencapai kualitas aplikasi tersebut, dibutuhkan tenaga ahli IT yang berpengalaman dan kompeten dalam menguji aplikasi yang akan diluncurkan.

Sebagai perusahaan IT terpercaya di Jakarta, PhinCon dengan layanan IT outsourcing menyalurkan software quality assurance engineer berpengalaman untuk menguji aplikasi Anda. Software quality assurance engineer dari PhinCon memakai automation tester tools atau manual tester tools untuk memastikan kualitas aplikasi Anda siap diluncurkan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Mulai pastikan kualitas aplikasi Anda untuk dukung kelancaran operasional bisnis dan kenyamanan pengguna! Untuk informasi lebih lanjut terkait SQA engineer dari PhinCon, jangan ragu untuk menghubungi email marketing@phintraco.com

Editor: Cardila Ladini