Blog and News

30 April 2024 Muftia Parasati

Backend Developer: Sosok Penting di Balik Aplikasi Modern

Memiliki aplikasi sendiri adalah salah satu nilai kompetitif yang bisa ditonjolkan perusahaan dalam persaingan bisnis. Anda dapat mengatur bagaimana pengguna berinteraksi dengan aplikasi hingga merancang strategi penjualan berdasarkan kebutuhan bisnis. Dalam pengembangan software atau aplikasi, backend developer merupakan salah satu sosok penting yang merancang pondasi sebuah aplikasi. 

Seorang backend developer bertanggung jawab untuk mengelola server, database, dan logika bisnis yang menjadi tulang punggung dari sebuah aplikasi. Tanpa kehadiran backend developer yang kompeten, aplikasi tersebut tidak akan mampu berfungsi secara efektif. Ketahui lebih lanjut tentang apa itu backend developer, tugas dan tanggung jawab, serta skill yang perlu dikuasai.

Apa Itu Backend Developer?

Backend developer atau pengembang backend adalah seorang tenaga ahli IT yang berfokus pada aspek server dalam sebuah aplikasi. Tugasnya adalah membangun dan memelihara mekanisme yang berfungsi memproses data dan menjalankan tindakan pada aplikasi. Tenaga developer ini memastikan aplikasi berjalan dengan baik dengan mengelola database, logika backend, application programming interface (API), arsitektur aplikasi, serta server. Developer ini juga menulis kode sebagai jalur komunikasi antara browser dengan server. 

Pengembang backend bertanggung jawab dalam memroses, menyimpan, dan mengambil data dengan memakai bahasa pemrograman dan framework seperti Python, Ruby, atau Node.js. Mereka mengerjakan komponen aplikasi yang tidak terlihat langsung oleh pengguna, tetapi sangat penting untuk memastikan aplikasi tersebut berjalan lancar. Oleh karena itu, pengembang backend sangat penting dalam mengembangkan aplikasi yang berfungsi dengan baik serta sesuai dengan kebutuhan.

Apa Perbedaan Front End Developer dan Back End Developer?

Baik front-end maupun backend developer adalah aspek vital dalam proses pembuatan aplikasi. Keduanya berkolaborasi untuk menciptakan pengalaman mengesankan saat pengguna memakai sebuah aplikasi. Namun, perbedaan keduanya terletak pada fokus pengerjaannya.

Front-end developer bertanggung jawab dalam menciptakan elemen visual dan user interface (UI) pada sebuah website. Misalnya adalah penentuan letak gambar, menu navigasi, tombol, dan teks pada website. Front-end developer bekerja sama dengan designer untuk menerjemahkan hasil desain menjadi kode fungsional. Tidak hanya itu, front-end developer juga memastikan website berjalan responsif dan dapat diakses oleh berbagai jenis browser dan perangkat.

Sementara itu, backend developer bertanggung jawab dalam mengelola server dan database aplikasi. Dibandingkan front-end developer yang hasilnya langsung dilihat pengguna, backend developer bekerja di balik layar untuk memastikan kelancaran berjalannya website. Selain itu, backend developer juga memastikan keamanan aplikasi dari serangan seperti injeksi SQL. Pengembangan backend bertujuan untuk menciptakan arsitektur yang kuat untuk mendukung front-end pada website.

Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab Backend Developer?

Tugas dan tanggung jawab seorang pengembang backend berfokus dalam memastikan aplikasi dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Beberapa tugas dan tanggung jawabnya adalah:

Membangun dan Memelihara Website atau Aplikasi

Salah satu tugas utama dari pengembang backend adalah membangun dan memelihara website. Dalam prosesnya, berbagai alat, framework, dan bahasa pemrograman digunakan untuk menciptakan website yang ramah pengguna dan berfungsi dengan baik. Untuk merancangnya, dibutuhkan pemahaman mendalam tentang kecocokan dan fungsionalitas website pada lintas browser atau perangkat.

Mengembangkan Kode Pada Server

Tugas lainnya dari pengembang backend adalah mengembangkan kode menggunakan bahasa pemrograman, seperti Python, Ruby, Java, Golang, dan PHP. Selain itu, framework seperti Node.js, Django, dan Laravel juga dapat dimanfaatkan untuk mempersingkat proses pengembangan dan meningkatkan kualitas kode. Selain itu, kode yang ditulis juga harus rapi dan mudah dikelola untuk menghasilkan website berkelanjutan.

Melakukan Testing dan Debugging

Testing dan debugging adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan dalam pengembangan backend. Backend developer perlu melakukan testing dan debugging pada kode yang sudah ditulis. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah kode sudah berjalan dengan baik serta terbebas dari error apapun. 

Mengintegrasi Backend dan Front-end Website

Integrasi backend dan front-end sangat penting untuk menunjang kelancaran operasional dari awal hingga akhir proses. Maka dari itu, pengembang backend bekerja sama dengan pengembang frontend untuk menghasilkan pengalaman pelanggan tanpa celah, baik dari sisi server hingga ke sisi pengguna. Proses ini mengintegrasikan fungsionalitas backend seperti API, database, dan sistem otentikasi dengan front-end interface seperti HTML, CSS, dan JavaScript.

Memastikan Keamanan Aplikasi

Selain pengembangan dan pemeliharaan sistem backend, pengembang backend juga bertanggung jawab dalam memastikan keamanan aplikasi tersebut. Serangan siber seperti hacking dan malware dapat merusak kualitas aplikasi. Merancang sistem keamanan yang kuat akan membantu kualitas aplikasi yang kokoh, aman, dan efisien.

Skill Apa yang Harus Dikuasai Backend Developer?

Seorang backend developer perlu menguasai beberapa skill IT teknis maupun skill nonteknis untuk menunjang sistem backend yang kuat dan efektif. Beberapa skill tersebut adalah:

  • Menguasai Bahasa Pemrograman Backend: Skill yang wajib dikuasai seorang pengembang backend adalah bahasa pemrograman backend, seperti Python, Java, Node.js, Ruby, dan sebagainya. Bahasa pemrograman ini berfungsi untuk menciptakan backend pada aplikasi yang akan dibuat.
  • Memahami Database: Seorang backend developer bertanggung jawab dalam membuat dan mengelola database. Nantinya, data dalam jumlah besar akan disimpan di database. Contoh program database yang perlu dikuasai adalah MySQL.
  • Pemahaman Dasar Teknologi Front-End: Memiliki pengetahuan dasar seputar teknologi front-end juga penting untuk memudahkan integrasi dengan kode backend
  • Struktur Data dan Algoritma: Memahami struktur data dan algoritma diperlukan untuk manajemen data yang lebih efisien serta pengambilan data yang lebih baik. Keduanya juga berfungsi untuk mencegah kebocoran data serta membentuk dasar untuk modifikasi, organisir, dan akses data dalam pemrograman.
  • Memahami API: API berfungsi untuk membentuk komunikasi antara berbagai aplikasi serta meningkatkan pengalaman pengguna. 
  • Pengetahuan Tentang Frameworks: Framework adalah template di mana data coding dapat diubah sesuai kebutuhan developer. Pemahaman tentang framework dapat membantu pembangunan konfigurasi server.
  • Pemikiran Kritis dan Pemecahan Masalah: Memiliki pemikiran kritis dan kemampuan pemecahan masalah diperlukan dalam menghadapi pengembangan backend yang kompleks. Misalnya, dibutuhkan solusi kreatif dan efisien saat melakukan debugging atau memperbaiki website tanpa menurunkan performa dan fungsionalitasnya.

Temukan Backend Developer Handal untuk Pengelolaan Aplikasi yang Efektif di PhinCon!

Backend developer memiliki peran krusial dalam menciptakan aplikasi yang dapat beroperasi dengan baik. Tanpa adanya tenaga ahli IT ini, aplikasi dengan berbagai fitur menarik mungkin tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Sosok developer ini hadir untuk memastikan fungsionalitas, performa, dan keamanan aplikasi. Dengan demikian, kebutuhan bisnis dapat terpenuhi melalui aplikasi yang berjalan optimal.

Memiliki backend developer yang kompeten akan mendukung kesuksesan saat mengembangkan aplikasi. Sebagai solusinya, PhinCon dengan layanan IT outsourcing dapat menghubungkan Anda dengan backend developer berpengalaman dengan kualifikasi terbaik di bidangnya. PhinCon menyediakan backend developer dengan spesialisasi pada Java, .Net Microsoft, dan Golang yang dapat dipilih berdasarkan kebutuhan bisnis Anda. 

Jangan biarkan aplikasi Anda terbengkalai karena kurangnya pengelolaan yang efektif. Untuk informasi lebih lanjut seputar backend developer PhinCon, hubungi kami sekarang melalui email marketing@phintraco.com untuk mendapatkan bantuan terbaik dari para ahli backend developer PhinCon.

Editor: Cardila Ladini